Belakangan ketika ku nyalakan TV, menyimak berita. Yang kudapati adalah berita kasus kekerasan seksual. Ya pemerkosaan, ya pencabulan, dan segala macam bentuk tindakan kriminalitas pada (maaf) alat kelamin lagi banyak terjadi.
Hal itu membuatku sebagai cowok khawatir pada cewek - cewek, dan anak - anak dibawah umur diluar sana. Gimana gak khawatir? Hampir tiap hari, tiap jam, tiap menit, tiap detik pasti ada lebih dari satu kasus kekerasan seksual.
Yang masih hangat, kekerasan sadis yang menimpa pekerja pabrik inisial "E" oleh pelaku yang dibawah umur. Penyebabnya singkat saja, karena si korban gak mau ML dengan si pelaku karena takut hamil. Lantas pelaku kemudian melakukannya secara paksa dan kemudian diakhiri dengan eksekusi koban dengan memasukan gagang cangkul ke (maaf) vagina korban.
Sungguh ngeri sekali...
Dan sialannya satu dari ketiga pelaku karena masih dibawah umur, dia mendapat keringanan hukum.
Ini menurutku tak adil! Hukum seharusnya tak melihat status, hubungan darah. Hukum harusnya bersifat sama. Ya ku tahu dia masuk kategori dibawah umur, tapi yang masuk kategori tersebut haruslah ada batasannya. Katakanlah kalo dia terlibat dengan penyalahgunaan narkoba, pencurian. Gue masih setuju dia masuk kategori tersebut. Tapi kalo perbuatan dia sudah diluar batas wajar anak - anak, harusnya dia dapat hukuman berat.
Apa mau karena ringannya hukuman, kemudian predator - predator kemanusiaan tumbuh dengan bebasnya? Tidak! Orang yang perbuatan kriminalitasnya diluar batas kewajaran, mau dia dibawah umur sekalipun. Hukumlah dia dengan Berat.
Harga barang curian bisa kita bayar kembali! Tapi harga nyawa takkan pernah bisa kita bayar kembali!
Aku memang tidak terlalu mengerti tentang hukum atau isi undang - undang dengan lengkap. Namun menurutku hukuman di negeri ini lembek tak bertaji, tak pernah menimbulkan efek jera.
Para pelaku kriminal dan calon pelaku kriminal, aku hanya berharap pada kalian. SEMOGA KALIAN CEPAT TOBAT, DAN KEMBALI KE JALAN TUHAN.
Sekian